Ini Bedanya HP Entry-level, Mainstream, High-end, dan Flagship


Ini Bedanya HP Entry-level, Mainstream, High-end, dan Flagship

Gadget flagship bisa bikin ketagihan ganti

galaxy-s6

Kategori flagship bisa dikatakan juga sebagai produk jagoan dan tertinggi dari suatu brand. Produk flagship inilah yang dijadikan sebagai jati diri atau identitas dari sebuah brand. Contohnya adalah Apple iPhone 6, Apple iPhone 6 Plus, Sony Xperia Z3+, LG G4, OnePlus 2, Samsung Galaxy S6, dan Samsung Galaxy S6 edge, dan yang lainnya. Biasanya, produsen gadget akan memperbarui produk flagship mereka setiap 6-12 bulan.

Flagship adalah suatu produk andalan dari suatu vendor yang merupakan produk “inti” dari semua produk yang dihadirkan. Produkflagship dapat juga diartikan sebagai produk terbaik atau produk yang berada di kelas tertinggi (bisa juga dikatakan sebagai produk paling mahal) yang dimiliki oleh sebuah vendor.

Gadget high-end bisa dipakai hingga lima tahun mendatang

meizu-m2
High-end atau kelas atas disasar untuk Anda yang memiliki alokasi dana khusus untuk membeli sebuah gadget. Produk high-end juga cocok untuk Anda yang tidak berencana menggonta-ganti gadget atau menjualnya dalam waktu dekat. Hal ini dikarenakan kategori high-end memiliki spesifikasi yang tinggi dan material yang baik sehingga masih dapat mengakomodir kebutuhan Anda untuk beberapa tahun mendatang. Bahkan bisa jadi Anda masih bisa menggunakan gadget high-end 3-5 tahun ke depan.

Kelas mainstream paling banyak diburu pembeli

midend gadget
Middle-level, kelas menengah, atau yang biasa disebut dengan mainstream adalah segmen pasar untuk Anda yang cukup paham tentang gadget dan memiliki kebutuhan lebih tinggi dari para pengguna entry-level. Gadget yang termasuk dalam kategori mainstream biasanya yang paling banyak diburu.
Dengan kisaran harga Rp1 juta – Rp2 juta.

Entry-level untuk kebutuhan komunikasi

hp-entrylevel
Segmen entry-level, low-end, atau biasa disebut juga dengan kelas bawah merupakan segmentasi pasar yang dibidik untuk Anda yang memiliki bujet sangat terbatas. Beberapa produsen smartphone menyiapkan produk entry-level untuk para pengguna pemula yang ingin hijrah dari feature phone (ponsel yang hanya digunakan untuk SMS dan telepon) ke smartphone. Dengan kata lain, bisa dibilang produk entry-level juga dirancang untuk para pengguna awam.

Sumber :https://www.google.co.id/amp/s/www.droidlime.com/artikel/ini-bedanya-hp-entry-level-mainstream-high-end-dan-flagship.html/amp

Komentar

Postingan Populer