Bunga yang lebih Harum daripada Parfum Mekarnya Tiap 3.000 Tahun Sekali

Disebut Bunga dari Surga
Laporan Wartawan TribunTravel.com, Ambar Purwaningrum
TRIBUNTRAVEL.COM - Bunga ini dikenal sangat legendaris.
Bayangkan saja, bunga ini hanya mekar tiap 3.000 tahun sekali.
Awalnya keberadaan bunga ini hanya disebutkan dalam beberapa kita suci kuno.
Sampai beberapa tahun terakhir, bunga mistis ini mulai bermunculan dan mekar satu demi satu di berbagai belahan dunia.
Cukup sulit untuk menemukannya, karena ukurannya yang kecil.
Butuh kaca pembesar untuk bisa menyaksikannya.
Namun aroma yang dihadirkan ketika mekar siap mengharumkan seluruh area taman.
Keindahan dan kelangkaannya inilah yang membuat bunga ini sangat berharga.
Dilansir TribunTravel.com dari laman en.goodtimes.my, Bunga Udumbara dalam bahasa Sansekerta disebut Youtan Poluo.
(goodtimes.my)
Dimana berarti bunga keberuntungan daru surga.
Bunga legendari ini memiliki aroma yang wangi dan ukurannya yang super kecil.
Biasanya tumbuh di permukaan logam, kayu, daun, jendela, pagar, dan sebagainya.
(goodtimes.my)
Jika mekar, bunga ini dapat bertahan lama, bahkan sampai satu tahun.
Ding, seorang petani dari Provinsi Liaoning timur laut China, menjadi orang pertama yang menemukan bunga Udumbara pada 2007.
(goodtimes.my)
Bunga-bunga yang tumbuh di beberapa pipa logam di kebunnya.
Total ada 38 bunga Udumbara muncul di sana.
Selain China, penemuan bunga Udumbara juga ditemukan di beberapa tempat di Taiwan.
Penduduk setempat mengenal bunga ini sebagai tanda keberuntungan.
"Ini keajaiban. Meski ukurannya sangat kecil dan sulit dideteksi tanpa mikroskop, tapi aromanya mampu mengisi seluruh balkon," kata seorang penduduk yang tinggal di Teipei Chen Guodong, saat menemukan bunga Udumbara mekar di rumahnya.
Kemudian pada 2010, seorang biarawati China, Miao Wei yang tinggal di gunung Lushan, menemukan sekelompok tunas Udumbara ketika dirinya sedang membersihkan bagian bawah bawah mesin cuci nya.
(goodtimes.my)
Awalnya dia berpikir itu telur serangga, sampai kemudian hari berikutnya, bunga itu mekar dan mengeluarkan aroma.
Fenomena bunga Udumbara yang paling terkenal terjadi pada 1997 di Chonggye-sa Temple di Seoul, Korea Selatan.
(goodtimes.my)
Dimana bunga Udumbara bersemi di dahi patung Buddha.
Foto dan video dari kejadian ini menjadi viral di seluruh dunia.
Sebab saat 1997 merupakan 3.024 tahun sejak Buddisme muncul pertama kali.
Menurut kitab-kitab kuno, terakhir kali bunga tercatat mekar sebelum kelahiran Buddha Gautama.
(goodtimes.my)
Bunga ini memiliki makna spiritual yang mendalam sesuai dengan kitab suci Buddha.
Dikatakan hanya mekar setiap 3.000 tahun dan dipercaya untuk menyambut kembalinya Buddha ke dunia manusia.
Legenda Buddha meramalkan kedatangan Raja Suci Pemutar Roda, meluruskan Dharma (Hukum moral) di dunia.
Tulisan suci menyebutkan Raja ini akan menerima siapa pun dari setiap afiliasi agama, menawarkan keselamatan bagi semua melalui belas kasih.
Sumber : LINE Today
Tribun Travel 

Komentar

Postingan Populer