Hachiko-nya China yang Setia Tunggui Majikan di Stasiun

Anjing setia menunggu pemiliknya (Foto: Facebook/Cristine Sardella)
Anjing dikenal sebagai hewan peliharaan yang setia, terbukti dengan banyaknya kisah-kisah tentang hewan ini. Ambil contoh Hachiko pada 1920-an, anjing di Jepang ini sampai dibuatkan patung karena setia menunggui majikannya yang telah meninggal di stasiun kereta.
Hal yang sama ternyata terjadi di China. Seperti Hachiko, seekor anjing bernama Xiongxiong setia menunggu majikannya di stasiun Liziba, kota Yuzhong, antara pukul 7.00 atau 8.00 pagi lalu kembali ke stasiun sekitar 12 jam kemudian. 
“Xiongxiong berusia 15 tahun dan saya memilikinya selama tujuh atau delapan tahun. Sejak saya memiliki Xiongxiong, dia telah menunggu saya setiap hari,” kata majikan Xiongxiong yang tak ingin disebut namanya. 
Selain setia, menurut penduduk setempat Xiongxiong mempunyai perilaku baik. Dia tidak pernah mengambil makanan sembarangan.
"Dia berperilaku baik dan tidak pernah makan apapun yang diberikan kepadanya oleh orang lain," kata seorang penduduk setempat.
Xiongxiong berada di sekitar stasiun dan terlihat di video bagaimana dia menggonggong dan menggoyangkan ekornya dengan gembira saat majikannya kembali. 
“Anjing itu tinggal di sini dan menunggunya. Selalu sangat bersemangat ketika melihat pemiliknya kembali setiap hari,” ucap penduduk setempat. 
Anjing berbulu lebat itu menjadi terkenal karena banyak orang membagikan berita tentangnya, hingga netizen ingin menemui Xiongxiong. 
Kisah Xiongxiong ini direkam oleh media pemerintah China, People's Daily.
Cerita serupa tentang kesetiaan anjing juga ada di Edinburgh, Inggris pada abad ke-19. Anjing bernama Greyfriars Bobby menjaga makam tuannya sampai mati pada tahun 1872. 
Patung anjing jenis Skye Terrier itu masih berdiri di Edinburgh hingga kini.
kumparan 
 : 02/05/2018 12:37

Komentar

Postingan Populer